RINGKASAN
PENJAS KELAS X SEM. 2
A
PENANGANAN CIDERA
Beberapa
macam cedera olahraga yang sering terjadi antara lain cedera tendon, cedera
patah tulang, cedera jaringan lunak, cerai sendi/dislokasi, dan kejang otot.
Untuk menghindari cidera : peregangan [meluaskan dimensi gerak], pemanasan, dan
tes kestabilan pergelangan kaki. Penanganan cidera : RICE
·
Rest [Istirahat] : mengistirahatkan fungsi bagian extremitas yg cedera
·
Ices : Penggunaan es sangat diperlukan saat cedera
terjadi. Karena saat cedera pasti
terjadi pembengkakan atau rusaknya pembuluh darah
terjadi pembengkakan atau rusaknya pembuluh darah
·
Compression : Pembalutan bagian ygcedera dg perban/ bandage
menghindari [efusi]
penumpukan cairan karena pembengkakan. Metode ini jg sebagai penyangga/
pengfiksasi gerakan extremitas yang cedera.
penumpukan cairan karena pembengkakan. Metode ini jg sebagai penyangga/
pengfiksasi gerakan extremitas yang cedera.
·
Elevation : Elevasi sebagai fasilitator suplai
darah dr pembuluh darah melalui
pembuluh darah balik (vena) dari extremitas (lengan/ tungkai) ke jantung.
Pembengkakan terjadi karena tidak lancarnya vena
pembuluh darah balik (vena) dari extremitas (lengan/ tungkai) ke jantung.
Pembengkakan terjadi karena tidak lancarnya vena
B
KEBUGARAN JASMANI
·
Definisi :
Kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi
daya kerja dg tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan dan masih
mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan
untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak.
daya kerja dg tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan dan masih
mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan
untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak.
·
Unsur pokok :
unsur sehat, unsur sesuai bagi tubuh, dan unsur kerja atau latihan.
·
Unsur pokok dapat dilatih dengan :
a
interval training : Latihan
pendek dengan intensitas yang tinggi
b
circuit training : Mengombinasikan
latihan kardio dan latihan kekuatan
c
aerobic
d
jogging
e
kalestenik : Latihan yang memaksimalkan
berat tubuh kita [otot dan perut]
·
Prinsip latihan :
a
Overload [pembebanan]
b
Konsistensi [latihan dalam waktu
yang lama]: 3x per minggu
c
Spesifikasi [macam dan bentuk
latihan, waktu, dan pertimbangan]
d
Progresif [pembebanan secara
berangsur-angsur]
e
Individualitas
·
Fungsi Kebugaran Jasmani : Berdasarkan
umur, keadaan, dan pekerjaan.
·
Faktor Kebugaran Jasmani :
a
Makanan
bergizi
b
Kebiasaan
hidup
c
Olahraga
d
Istirahat
dan tidur yang cukup [8 jam/ hari]
·
Tipe latihan : Intensitas
latihan, bentuk latihan, frekuensi, dan keseimbangan
·
Komponen Latihan :
a
Kekuatan (Strength)
-
Mempergunakan
otot ketika dibebankan untuk menjalankan suatu aktivitas.
-
Push-up,
untuk melatih kekuatan otot lengan.
-
Sit-up,
melatih kekuatan otot perut.
-
Squat-jump,
melatih kekuatan tungkai dan oto perut.
b
Daya Tahan {Endurance]
-
Kemampuan
menggunakan organ tubuh [jantung, paru-paru] secara efektif dan efisien
-
Lari
dan jogging min 30 menit/ hari
c
Daya Otot [Muscular Power]
-
Kemampuan
seseorang dalam memanfaatkan kekuatan maksimum dalam waktu minimum
-
Vertical jump,
untuk melatih daya ledak otot tungkai.
-
Front jump, untuk
melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
-
Side jump, melatih
daya ledak otot tungkai dan paha.
d
Kecepatan [Speed]
-
Kemampuan
seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu
sesingkat-singkatnya.
-
Latihan
utama : Lari 50-200 m
e
Daya Lentur [Flexibility]
-
Kemampuan
otot untuk mengembang dan mengerut [senam, yoga]
f
Kelincahan [Agility]
-
Kemampuan
seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh
-
lari
zig-zag dan naik-turun anak tangga.
g
Koordinasi [Coordination]
-
Kemampuan
seseorang dalam mengintegrasikan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan
yang efektif
-
Melempar
bola dengan tangan kanan dan menangkap dengan tangan kiri
h
Keseimbangan [Balance]
-
Kemampuan
untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan
tubuh dengan baik.
-
Senam,
loncat indah. latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri
dengan tangan sebagai tumpuannya.
i
Kecepatan [Accuracy]
-
Mengendalikan
gerakan sesuai dengan sasaran.
-
Melempar
bola pada keranjang atau sasaran tertentu.
C
SENAM IRAMA
Gerakan
bebas yang dibarengi dengan music. Gerak Dasar : Gerakan Langkah Kaki
1.
Langkah biasa [Loopas] Berdiri tegak.
Langkahkan kaki kiri dan kedua lengan di samping badan. Melangkahkan kaki kanan
dan jatuhkan pada tumit, dilanjutkan melangkah dengan kaki kiri secara bergantian.
Kaki mengeper.
2.
Langkah rapat. Kaki mengeper pada lutut. Langkahkan
kaki kanan di depan kaki kiri dan langkah kaki kiri di depan kaki kanan,
dilanjutkan kedua kaki rapat.
3.
Langkah
keseimbangan
(ballanspas). Lebih
tepat gunakan irama 3/4 atau 4/4.
4.
Langkah
depan (galoppas)
D
SENAM LANTAI [Floor Exercise]
Membutuhkan
matras 12x12 m. Bentuk latihan dasar :
a
Guling Depan (Forward
Roll)
Posisi awal adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus
di samping badan.
·
Angkat kedua tangan ke depan dan
bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di atas matras.
·
Tekuk kedua siku agak ke samping,
lalu masukkan kepala di antara dua tangan.
·
Sentuhkan bahu ke matras dan
bergulinglah ke depan.
·
Lipat kedua lutut, tarik dagu dan
lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
·
Posisi akhir guling depan adalah
jongkok kemudian berdiri tegak.
Posisi
awal adalah jongkok, kedua tangan dilebarkan sebahu, telapak tangan di atas
matras.
·
Luruskan kedua kaki lalu tekuk
sedikit siku tangan.
·
Gerakkan kepala ke arah dagu hingga
menyentuk dada.
·
Bergulinglah ke depan.
·
Lipat kedua lutut, tarik dagu dan
lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
·
Posisi akhir guling depan adalah
jongkok kemudian berdiri tegak
b
Guling Belakang (Backward
Roll)
·
kepala menunduk ke bawah dan dagu
dirapatkan ke dada.
·
Tangan berada di samping telinga
dengan telapak tangan menghadap ke atas.
·
Bergulinglah ke belakang dengan
menjatuhkan bokong ke belakang.
·
Pastikan Anda memberikan gaya tolak
yang cukup untuk mendorong tubuh ke belakang.
·
Tarik lutut ke belakang kepala saat
punggung sudah menyentuk matras.
·
Ketika kaki sudah menyentuk matras,
gunakan telapak tangan di atas matras untuk menyeimbangkan tubuh.
·
Angkat kepala untuk kembali ke
posisi akhir jongkok lalu berdiri.
c
Lompat
harimau, lompat jongkok, guling lenting, lompat
kangkang, meroda [awali tangan kiri dan bentuk V kakinya], kayang, lilin [pundak
tumpuan untuk badan dan kedua tangan menjadi tumpuan untuk pinggang dan kaki],
tangan 90 derajat], handstand, headstand, salto
E
ATLETIK
Atletik mencakup lari, lompat, jalan, lempar. Athlon yakni kontes. PASI adalah Persatuan
Atletik Seluruh Indonesia. Acara lapangan : melompat dan melempar berada dalam
trek. Organisasi dunia : IAAF International
Association of Athletics Federations. Lapangan :
a. Indoor : Musim panas dan semi [200m empat/enam jalur] menampilkan lompat tinggi, lompat
galah, lompat jauh, lompat ganda dan menembak.
galah, lompat jauh, lompat ganda dan menembak.
b. Outdoor :
Musim dingin [berbentuk oval untuk keadaan 400m enam-sepuluh jalur]
Event lintasan :
·
Sprint : 60m [dlm ruangan], 100m, 200m, 400m.
·
Jarak
menengah : 800n, 1500m, 3000m
·
Jarak
jauh : 5000m-10000m
·
Lari
gawang : 110m [halng rintang100m untuk putri]
·
Lari
estafet : 4x100m, 4x200m, 4x400n, 4x800m.
·
Marathon :5 km dan 10 km [half and full marathon]
Event Lapangan :
·
Melempar : tolak peluru, lempar lembing, lempar
cakram.
·
Melompat : tinggi, galah, jauh, jangkit
F
UPAYA PENANGGULANGAN
PENYALAHGUNAAN NARKOBA
1.
Preventif [Pencegahan] :
Mengurangi kesempatan terjadinya
penyalahgunaan Narkoba. Ex :
membuat grup antinarkoba, pendidikan anak di sekolah dan keluarga.
membuat grup antinarkoba, pendidikan anak di sekolah dan keluarga.
2.
Represif [Penindakan] :
Memberantas penyalahgunaan narkoba dg jalur hukum [hakim/polisi]
3.
Kuratif [Pengobatan]
4.
Rehabilitatif : Menyantuni secara wajar korban
narkoba agar dapat kembali ke
masyarakat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
masyarakat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
G
TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA
a). Menendang Bola : Teknik menyentuh/ mendorong bola
menggunakan kaki
·
Kaki
Bagian Dalam :
-
Sikap melangkah, satu kaki di depan
dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan
sekaligus sebagai kaki tumpu.
- Badan berdiri agak tegak, angkat
kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis
pergelangan kaki diputar ke arah luar.
·
Kaki
Bagian Luar [Kebalikan]
·
Kaki
Bagian Punggung :
1.
Sikap
badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan
sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
2.
Tendang
dengan punggung kaki dengan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
b).
Menghentikan
Bola :
Teknik menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita.
c).
Menggiring
Bola
d).
Menyundul
Bola : Mendorong dengan dahi untuk
bola melambung/ melayang
e).
Throw
in : Bila
bola keluar melalui garis samping lapangan permainan. Tidak boleh
membuat gol dari lemparan dalam. Saat lemparan ke dalam tidak ada offside.
membuat gol dari lemparan dalam. Saat lemparan ke dalam tidak ada offside.
·
Bola dipegang dengan seluruh jari
dan telapak tangan
·
Lemparan dilakukan dari luar garis
tepi lapangan permainan
·
Saat melempar, kedua kaki harus
tetap berpijak di tanah
·
Bola harus dilempar kearah lapangan
permainan dengan kedua tangan, melalui atas belakang kepala dan lemparan
sesuai dengan arah pandangan.
Panjang lapangan : 100m-120m
Lebar lapangan :
65-75m
H
TEKNIK DALAM PERMAINAN BOLA VOLI
a).
Dilakukan
6 orang dengan lapangan 9x18m, garis batas serang pemain belakang = 3m dari
garis tangah
b).
Teknik
dasar :
a
Passing Bawah :
Memberi bola kepada teman/ menerima servis. Passing = memberi bola kepada
teman seregu dan mudah diterima.
-
Persiapan : Kaki
selebar bahu, lultut direndahkan hingga berat bertumpu pada ujng kaki bagian
depan, tangan diluruskan dan dirapatkan hingga ujung jari sejajar
-
Gerakan : Mendorongkan
bola bersamaan dengan lutut, pinggul, tumit naik. Arah bola di tengah badan dan
tiba di pergelangan tangan.
-
Akhir :
Tumit terangkat, pinggul dan lutut naik [tangan lurus]
b
Passing Atas :
Memberi umpan kpd teman.
-
Persiapan : Kaki
selebar bahu, telapak tangan dan jari-jari renggang membentuk seperti mangkuk
di depan/ atas muka.
-
Gerakan :
Perkenaannya jari tangan dengan melambungkan bola agak ke belakang.
c
Smash : Mematikan lawan dan mendapat
point.
-
Berat
badan pada kaki depan
-
Gerak
awalan : Langkahkan min 2 langkah, langkah terakhir lebar
-
Gerak
tolakan : Monolak dengan 2 kaki ke
atas = ayunan lengan ke ata
-
Gerak
pukulan : Memukul bagian atas bola
bersama dengan lengan diaktifkan
-
Gerak
mendarat : Mendarat denagn kedua ujung
telapak kaki dan lutut mengeper.
d
Block :
Membendung/ menghadang bola lawan dengan menjulurkan tangan di atas net.
Serangan balik.
Serangan balik.
- Awal
tangan di depan dada. Lutut di tekuk. Saat melompat, tangan lurus dan jari
renggang
- Yang
harus diperhatikan saat block :
a. Blok jangan memakai awalan seperti smash
b. Saat melompat, luruskan tangan
c. Meluruskan dari depan dada sampai ke atas
I
TEKNIK PERMAINAN BOLA BASKET
-
Teknik
melempar dan menangkap bola : setinggi dada/chess pass, pantulan, lemparan
diatas kepala, lemparan samping, lemparan lengkung, serta lemparan bawah.
-
Teknik
menggiring bola / dribbling. Guna : Mencari peluang serangan, menerobos
pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan. Menggiring bola tinggi
[untuk kecepatan], menggiring bola rendah [mengontrol / menguasai], menggiring
campuran.
J
NAPZA
NAPZA
adalah bahan yang menimbulkan ketergantungan dan perubahan mental, perilaku,
dan pikiran. NAPZA kependekan daeri Narkotika, Psikotoprika, dan Zat Adiktif
lainnya.
a).
NARKOTIKA :
UU
No 2 Tahun 97: Zat/ obat yang berasal dari tanaman/ bukan tanaman baik sintetis
maupun semisintetis yang dapat
menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
a. GOL.
1 : Pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak untuk terapi [tinggi
ketergantungan]
Contoh : Heroin [putaw], Kokain, Ganja.
Contoh : Heroin [putaw], Kokain, Ganja.
b. GOL.
2 : Pengembangan ilmu pengetahuan dan pilihan terakhir pengobatan/ terapi [tinggi
ketergantungan] Ex. Morfin dan Petidin.
ketergantungan] Ex. Morfin dan Petidin.
c. GOL. 3 : Banyak untuk pengobatan dan potensi kecil
ketergantungan. Ex. Kodein.
b).
PSIKOTOPRIKA
UU
RI No. 5 Tahun : Zat atau obat,
baik alamiah maupun sintetis bukan
narkotika, yang berkhasiat
psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.
psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.
a.
GOL. 1 : Ekstasi
b.
GOL. 2 : Amphitemnina
c.
GOL. 3 : Phenobarbital
d.
GOL. 4 : Diazepam, Nitrazepam
c).
ZAT
ADITIF
Bahan / zat yang berpengaruh psikoaktif diluar
Narkotika dan Psikotropika.
1.
Minuman
Alkohol : Mengandung etanol etil
alkohol, yang berpengaruh menekan
susunan saraf pusat. Ada 3 golongan minuman beralkohol :
a.
Golongan A : kadar etanol 1 – 5 % ( Bir ).
b.
Golongan B : kadar etanol 5 – 20 % ( Berbagai
minuman anggur )
c.
Golongan C : kadar etanol 20 – 45 % ( Whisky,
Vodca, Manson House, Johny Walker ).
2.
Inhalasi (gas
yang dihirup) dan solven (zat
pelarut) mudah menguap berupa senyawa
organic. Ex. : Lem, Tiner, Penghapus Cat
Kuku, Bensin.
3.
Tembakau
: Pemakaian tembakau yang mengandung nikotin
sangat luas.
Berdasar
efek terhadap perilaku yang ditimbulkan NAPZA dapat digolongkan menjadi 3
golongan :
1. Golongan Depresan (Downer) Guna : Mengurangi aktifitas fungsional tubuh, membuat pemakainya menjadi tenang dan bahkan membuat tertidur bahkan tak sadarkan diri. Ex.
Opioda (Morfin, Heroin, Codein),
sedative (penenang), Hipnotik (obat tidur) dan Tranquilizer (anti cemas.
2. Golongan Stimulan (Upper). Guna
: Merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja [aktif,
segar dan bersemanga]. Ex: Amphetamine
(Shabu, Ekstasi), Kokain.
3. Golongan Halusinogen. Guna : Menimbulkan
efek halusinasi [merubah perasaan, pikiran, dan menciptakan daya pandang] Ex:
Kanabis/ marijuana ( ganja ), LSD
Komentar
Posting Komentar